Siang hari yang sangat panas. Hari ini adalah hari ke-10 saya berada di kota ini, Dan sekarang menjelang pukul 2 siang.
Makassar..
Dulu saya sangat ingin mengunjungi kota ini. Sejak kecil sepasang kuping yg tumbuh di kepala selalu saja siap menampung cerita tentang Makassar. Ada versi saya sendiri tentang kota `bambang' ini dan itu sangat sejuk dengan taman-taman dan bukit-bukitnya indah. Gambaran ini terus melayang dan tumbuh dalam otak.
Akhirnya, harus selalu ada sisi yang dinikmati dari setiap perjalanan. Termasuk waktu yang membawa seorang anak yg selalu punya khayalan dan harus menghadapi kenyataan. Setiap hal yang diciptakan Tuhan akan terus hidup, berkembang dan berubah.
Kota ini, saya harus hidup minimal 3 bulan disini. Dirumah seorang kawan bernama Didit, bersama Mama dan Papanya. Setiap malam kakak-kakaknya bersama istri dan anaknya akan datang untuk makan malam bersama. Dan saya senang berinterkasi dengan mereka. Saya suka ketika diterima oleh orang lain. Skip..
Kota ini unik, kota yang berjalan khidmat dengan aturan tak tertulis agar bisa bertahan di jalan raya. Bukan , bukan bertahan, tapi bisa terlepas dari jeretan jalan raya. Disini bukan saja macet, tapi jika intuisimu mati kamu aka terjebak selamanya, mungkin juga mati.
Entahlah.. Sepertinya akan ada banyak cerita dari kota ini jika saya konsisten untuk menuliskannya.
Tidak ada komentar