Mungkin Hilang

Pagi ini masih ku cari
Aku yakin masih disini
Berharap sesuatu yang pasti
Aku tak akan lari
Aku punya mimpi
(Jogja, 24 November 2016)

Hahaha

Ah sial, ini apa?
Perasaan ini tak bisa diterka
Dicaripun tak akan jumpa
Aku tak ingin hidup merana
Yang isinya hanya tanda tanya
Ingin mati saja?
Hahaha,
Aku tidak seperti mereka
Yang suka kabur ke alam baka
(Jogja, 24 November 2016)

Makassar

Siang hari yang sangat panas. Hari ini adalah hari ke-10 saya berada di kota ini, Dan sekarang menjelang pukul 2 siang.

Makassar..

Dulu saya sangat ingin mengunjungi kota ini. Sejak kecil sepasang kuping yg tumbuh di kepala selalu saja siap menampung cerita tentang Makassar. Ada versi saya sendiri tentang kota `bambang' ini dan itu sangat sejuk dengan taman-taman dan bukit-bukitnya indah. Gambaran ini terus melayang dan tumbuh dalam otak.

Akhirnya, harus selalu ada sisi yang dinikmati dari setiap perjalanan. Termasuk waktu yang membawa seorang anak yg selalu punya khayalan dan harus menghadapi kenyataan. Setiap hal yang diciptakan Tuhan akan terus hidup, berkembang dan berubah.

Kota ini, saya harus hidup minimal 3 bulan disini. Dirumah seorang kawan bernama Didit, bersama Mama dan Papanya. Setiap malam kakak-kakaknya bersama istri dan anaknya akan datang untuk makan malam bersama. Dan saya senang berinterkasi dengan mereka. Saya suka ketika diterima oleh orang lain. Skip..

Kota ini unik, kota yang berjalan khidmat dengan aturan tak tertulis agar bisa bertahan di jalan raya. Bukan , bukan bertahan, tapi bisa terlepas dari jeretan jalan raya. Disini bukan saja macet, tapi jika intuisimu mati kamu aka terjebak selamanya, mungkin juga mati.

Entahlah.. Sepertinya akan ada banyak cerita dari kota ini jika saya konsisten untuk menuliskannya.

Wanita Idaman

Kenapa judulnya begitu? Karena aku laki-laki. Hahaha

Setiap orang mau itu laki-laki atau perempuan memiliki sosok ideal yang dia harapkan untuk menjadi pasangannya. Lalu apakah semuanya akan sesuai? Ya tergantung kesabaran dan keberuntungan yang dia punya.

Kalau ada yang bertanya wanita idaman ku seperti apa, akan aku jawab dengan cepat dan sederhana, cerdas. Kalau dijabarkan akan sangat panjang dan membosankan, dan tentu saja akan dijelaskan dengan sangat klise. Kenapa begitu? Ya karena semua laki-laki tentu saja menginginkan ini.

Tapi jujur saja aku merasa malas untuk menjelaskan jadi langsung ke intinya saja. Cerdas yang aku harapkan adalah wanita yang cerdas membuat laki-lakinya merasa nyaman.

Orang Tua

Aku tidak ingin membandingkan orang tua mana yang lebih baik bahkan antara kedua orang tua ku sendiri. Antara Ayah dan Ibu ku sendiri. Mereka semua punya cara, gaya, kepedulian, dan perjuangannya masing-masing untuk anak-anaknya. Yang aku tahu orang tua ku adalah orang tua terbaik yang ada di alam semesta. Ibu terbaik. Ayah terbaik.

Aku, Kami sebagai anak-anaknya diberi seluruh kebahagian yang mereka miliki dan mereka hanya membagi secuil kesusahan, kegelisahan, dan kesakitan yang mereka rasakan agar anak-anaknya belajar bahwa hidup itu tak selalu bahagia.

Sekali lagi. Orang tua ku adalah orang tua terbaik. Mungkin orang tua mu juga, tapi itu buat mu, aku tidak tertarik. Sudah punya yang lebih.

Yang Harus Diselesaikan

Pagi hari, duduk di depan kamar, melihat ke arah jalan. Terlalu banyak kendaraan yang melewatinya. Aku senang melihat mereka, senang melihat orang-orang pergi ketujuannya. Ya, setidaknya mereka  punya tujuan. Walau mungkin habis itu mereka bingung mau kemana lagi. Aku? Aku seorang pemuda 24 tahun yang selalu punya banyak harapan juga mimpi. Sangat banyak. Terlalu banyak. Semuanya ingin ku capai, tapi tak tau harus yang mana dulu.

Lihat sikon. Klasik memang tapi itu selalu jadi tameng agar harapan ku tidak mulai retak. Aku ingin semuanya, ku mulai satu per satu, ku mulai jalannya, ku lalui jalannya. Tapi di setiap jalan selalu ada pemandangannya masing-masing. Terkadang membuat ku berhenti sejenak untuk menikmatinya. Terkadang aku memutuskan untuk mencari peraimpangan. Mungkin saja ada yg lebih keren di sana. Keren? Buat ku pribadi keren adalah kasta tertinggi dari keindahan. Mungkin juga kenikmatan. Sejelek apapun sesuatu itu akan selalu ada sisi kerennya. Tergantung dari sisi mana memandangnya. Tergantung cara menikmatinya.

Aku punya banyak mimpi yang menurutku itu akan keren. Jujur saja, keren itu berat. Banyak orang yang akan membuat mu gelisah. Ternyata aku bukan yang sepercaya diri itu. Hoho tapi itu dulu. Sekarang mau tidak mau mimpi-mimpi itu harus diwujudkan. Aku sudah terlanjur bermimpi dan Aku tidak mau semuanya terlanjur begitu saja. Aku harus mulai dari mana? Aku mulai dari tulisan ini, menyelesaikan kembali hal-hal kecil yang sudah aku abaikan.


Hari ini adalah hari Jumat yang jumat minggu depannya adalah Idul Adha dan Aku mau bakar-bakar daging dijadiin sate kalau dikasi. Kalo nggak dikasi mungkin beli sendiri kalau ada uangnya.


Sepertinya sudah siang. Selamat siang. Aku harus siap-siap.

LANJUT(IN)

Akhirnya punya keinginan lagi buat lanjutin blog ini. Setelah iseng-iseng nyari aplikasi blogger di playstore dan ternyata ada.

Setelah 2 tahun blog ini dibuat baru ada postingannya. Ya tidak harus dipermasalahkan, selama masih ada keinginan dan tidak lupa email serta passwordnya. Kalau dihitung-hitung sih sebenarnya saya sudah punya sekitar 6 blog yang semuanya hanya berisi beberapa postingan, lama nggak dibuka terus lupa password juga email-nya jadinya bikin baru lagi. Semoga yang ini tidak. Apa lagi sekarang sudah bisa lewat android jadi nggak perlu repot bawa laptop kemana-mana kalo mau ngisi blog.

Ya semoga selalu ada semangat buat nulis.